Penerapan Drama Edukatif dalam Mengembangkan Kreativitas Siswa pada Pembelajaran Tematik Kelas IV Di SDN 401 Panyabungan
Keywords:
Drama Edukatif, Kreativitas Siswa, Pembelajaran TematikAbstract
Pembelajaran tematik di sekolah dasar memerlukan metode yang dapat mendorong perkembangan kreativitas siswa. Namun, dalam pelaksanaannya, pembelajaran masih cenderung berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif dan belum maksimal dalam mengekspresikan gagasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan drama edukatif dalam mengembangkan kreativitas siswa pada pembelajaran tematik di kelas IV SDN 401 Panyabungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 30 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif berdasarkan indikator kreativitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan drama edukatif dapat meningkatkan kreativitas siswa dengan rata-rata capaian sebesar 54% yang berada pada kategori cukup. Aspek yang paling menonjol meliputi kerja sama, antusiasme, dan keberanian tampil, sementara kemampuan dalam mengembangkan ide, mengekspresikan peran, serta menunjukkan imajinasi masih relatif rendah. Selain itu, terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan, seperti keterbatasan waktu, kondisi kelas yang kurang mendukung, serta minimnya pengalaman siswa dalam kegiatan drama. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa drama edukatif memiliki potensi dalam mengembangkan kreativitas siswa pada pembelajaran tematik, namun membutuhkan perencanaan yang matang, alokasi waktu yang memadai, serta pendampingan guru agar hasilnya lebih optimal.
References
Hidayah, D. A. N., Wulandari, I., & Kayode, O. A. (2024). Increasing Student Creativity Through Fine Arts at SD Negeri 4 Karangbener. ARTiES: International Journal of Arts and Technology in Elementary School, 2(2), 31–39.
Lehtonen, A., Kaasinen, M., Karjalainen-Väkevä, M., & Toivanen, T. (2016). Promoting creativity in teaching drama. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 217, 558–566.
Narti, W., Munahayati, S., & Nursafika, I. (2026). Mengembangkan Kreativitas Anak Melalui Pentas Seni Tari Dan Drama Di Ra Nurul Islam Bungo. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(01), 84–90.
Regina, B. D. (2023). Kajian Seni Budaya Sekolah Dasar (Pengantar Apresiasi Seni Tari, Drama, Musik dan Rupa). UMMPress.
Rejeki, R., Adnan, M. F., & Siregar, P. S. (2020). Pemanfaatan media pembelajaran pada pembelajaran tematik terpadu di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 4(2), 337–343.
Sari, L., Lubis, Z., Rahmadani, Z., Azzahra, P. A., Pane, A. R., Fauzan, R., & Hasibuan, A. (2026). Memahami Penggunaan Assessment As, Of, For Learning Konteks Evaluasi Pembelajaran. Pendikdas: Jurnal Pendidikan Dasar, 7(1), 217–224.
Sari, N. A., Akbar, S., & Yuniastuti, Y. (2018). Penerapan pembelajaran tematik terpadu di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 3(12), 1572–1582.
Setyaningrum, N. D. B. (2020). Peranan Pendidikan Seni Di Dalam Pengembangan Kreatifitas Dan Pembentukan Nilai Positif Pada Anak. GETER: Jurnal Seni Drama, Tari Dan Musik, 3(2), 53–63.
Thorkelsdóttir, R. B., & Ragnarsdóttir, Á. H. (2013). “Can Drama, through Icelandic Tales, Increase Children’s Vocabulary”? ERIC.
Widaningsih, I. (2019). Strategi dan inovasi pembelajaran bahasa indonesia di era revolusi industri 4.0. Uwais Inspirasi Indonesia.
Zulpan, Z. (2020). Validitas Dan Reliabilitas Instrumen Penilaian Program Bahasa Inggris Grup 5 Fakultas Ekonomi Bisnis Islam Pusat Pengembangan Bahasa. Jurnal Sinar Edukasi.
Zulpan, Z., Hanida, R. S., Yusron, A., Nasution, U. Q., Risqi, I., Lubis, S. A., Wulandari, M. N., & Rochmawan, M. R. (2025). Memaknai Istilah: Pendekatan Model Strategi Metode Teknik pada Pembelajaran. Teaching and Learning Research Journal, 1(4), 102–109.





